KONSEP GIMP SOFTSKILL

Minggu, 23 April 2017

Pengantar konsep gimp



Definisi GIMP

GIMP kependekan dari ( GNU Image Manipulation Program ) adalah sebuah sofware pengolah gambar yang sebelumnya berbasis di System Operasi Unix, namun sekarang telah diporting ke platform lainya seperti Microsoft windows dan Mac OS, Aplikasi pengolah gambar satu ini sangat cocok buat kamu para desainer dengan kreatifitas tinggi, pasalnya GIMP juga hadir dengan berbagai tools menarik serta menyediakan banyak plugin yang memudahkan mengolah gambar dengan instan

GIMP dirilis menggunakan lisensi GNU General Public License didapatkan oleh sobat komputer secara gratis melalui situs resminya. Pada Mulanya aplikasi atau software ini dikembangkan hanya untuk desktop X11 yang berjalan ada sistim operasi Unix, dan pada perkembangangan aplikasi ini banyak berjalan di desktop GNOME yang merupakan salah tampilan desktop pada sistem operasi Linux serta sistem operasi lain seperti Mac Os dan Microsoft Windows.

Fitur-fitur GIMP
Fitur – fitur yang dimiliki GIMP di antaranya:
-          Sebagai program untuk mewarnai.
-          Program penyunting foto berkualitas.
-          Sistem pengolah daring otomatis.
-          Penampil gambar (image renderer) dengan produksi massal.
-          Pengubahan / pengalihan format gambar..
Selain itu, GIMP juga menyediakan fasilitas ekspor/impor berkas Photoshop. Sehingga dapat menyunting berkas-berkas gambar yang sudah dibuat di Windows.

 Manfaat dari GIMP
1. Program ini tersedia secara gratis
Kelebihan utama yang paling menguntungkan bagi penggunanya adalah Anda tidak harus menggunakan biaya untuk menggunakan program ini.
Contohnya bagi seorang blogger yang membutuhkan pengaturan sederhana pada foto untuk dibagikan atau dipasang di blog, program yang disediakan secara gratis ini sudah lebih dari cukup, dibandingkan dengan sebuah program seharga jutaan rupiah.

2. Penggunaan tidak membutuhkan banyak memori penyimpanan
Tidak seperti Photoshop, program GIMP hanya membutuhkan 1/20 penyimpanan di hard disk Anda. Bagi orang-orang yang memiliki hard disk berkapasitas besar, hal ini mungkin bukanlah merupakan suatu masalah berarti.
Tapi, bagi mereka yang memiliki hard disk dengan kapasitas yang kecil GIMP adalah pilihan terbaik. Dan bagi pengguna komputer yang sudah berumur, GIMP masih dapat bekerja dengan cepat dan stabil tidak seperti Photoshop.

GIMP juga tersedia untuk berbagai sistem operasi seperti OS X, Windows, dan Unix. Selain itu, GIMP juga tersedia dalam versi portabel yang dapat disimpan di flash disk, sehingga Anda dapat menggunakannya tidak hanya di satu komputer saja.

3. Mengulang aksi sangatlah mudah di GIMP
Ada suatu waktu dimana Anda mungkin harus mengulang proses yang sama dalam mengedit foto dalam jumlah banyak. GIMP memiliki tampilan antar muka yang membuat pengulangan proses ini lebih mudah dibandingkan dengan Photoshop.
Ditambah lagi, GIMP sangatlah ramah terhadap penggunanya, karena program ini tidak disuntik oleh berbagai fungsi untuk editing lain yang tidak berhubungan dengan mengedit foto.

4. GIMP memiliki tutorial Open-Source
Walaupun GIMP tidak menyediakan sertifikat dari kelas online seperti apa yang ada pada Photoshop, situs open source-nya menyediakan banyak tutorial yang sangat komprehensif. Selain itu tutorial yang tersedia secara gratis di situs open source-nya menjamin Anda menjadi seorang ahli dalam waktu singkat.


Sumber:



TUGAS 2 PENGERTIAN INKSCAPE

Kamis, 13 April 2017

Definisi dan Fungsi Inkscape

Dari namanya "Inkscape" banyak oran yang masih belum mengenal aplikasi yang satu ini. Beberapa hal karena khususnya masyarakat di indonesia banyak menggunakan sistem operasi Windows yang familiar dengan Corel Draw dan Adobe Illustrator.

Inkscape adalah sebuah perangkat lunak editor gambar vektor yang bersifat perangkat lunak bebas dibawah lisensi GNU GPL (GNU General Public Lecense). Tujuan utama atau Fungsi dari inkscape adalah menjadi perangkat pengolah grafik vektor mutakhir yang memenuhi standar XML, SVG dan CSS.

Inkscape bersifat cross-platform dan dapat dijalankan pada Mac OS X ( biasanya dibawah aplikasi X11, walaupun toolkit GTK+ yang digunakan dapat dikompilasikan untuk beroperasi secara langsung dibawah Quartz, sistem operasi berbasis Unix, dan Microsoft Windows. Implementasi SVG dan CSS di Inkscape belum sempurna, misalnya Inkscape tidak mendukung animasi SVG, dan font SVG,



2. Bagian - Bagian pada Inkscape

Status Bar  : Gunakan untuk melihat status dokumen Inkscape yang sedang Anda buat. Pada status bar tercantum informasi - informasi seperti warna objek dan posisi objek bila dilihat pada ukuran di ruler. Status bar dapat juga Anda gunakan untuk zooming ( memperbesar - memperkecil ) tampilan dokumen.

Menu Bar : Menu Bar berisi menu - menu untuk mengelola dokumen secara umum, seperti File - Save untuk menyimpan dokumen dan File - Print untuk mencetak dokumen.

Palette : Palette berisi warna - warna yang dapat Anda gunakan untuk mewarnai objek. Bila anda mengklik objek, kemudian mengklik warna yang anda inginkan di Palette, maka warna objek tersebut akan berubah.

Controls Bar : Berisikan ikon - ikon untuk memodifikasi objek, misalnya memutar dan mengatur ukuran atau tata letak urutan objek.

Commands Bar : Berisikan ikon - ikon yang merupakan shortcut untuk perintah - perintah pokok seperti print, open, save dan sebagainya.

Ruler : Ruler atau penggaris berfungsi untuk melihat dan memperkirakan ukuran gambar dalam satuan pixels.

Scroll Bar : Berguna untuk  menggulung layar dokumen atas - bawah dan kiri - kanan.

Lembar Kerja : Merupakan tempat untuk meletakkan objek yang anda buat.

Tool Box : Berisi tool - tool yang sangat berguna dalam proses perencanaan dan perancangan suatu desain.

sumber:
http://primaadi.net/tutorial-inkscape-bagian-1-pengenalan-tools-dan-latihan-sederhana/
https://www.gitbook.com/book/yusyulianto/desain-dengan-inkscape-untuk-pemula/details
http://www.academia.edu/8286812/PENGENALAN_MENU_DAN_IKON_PADA_INKSCAPE

https://id.wikipedia.org/wiki/Inkscape