SISTEM PAKAR ARTIFICIAL
INTELIGENCE
PENGERTIAN ARTIFICIAL INTELIGENCE
AI dapat didefinisikan sebagai suatu kajian yang mencoba untuk mengaplikasikan kemapuan manusia dalam memecahkan permasalahan kedalam komputer sehingga komputer dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia.
Definisi lain yang mendeskripsikan tentang AI adalah
bahwa AI merupakan teknologi yang diaplikasikan ke dalam komputer sehingga
komputer memiliki kemampuan seperti panca indera manusia ditambah dengan logika
dan proses belajar dari pengalaman. Defini lebih lengkap tentang AI dibawah
berikut
Schalkof:AI
adalah bidang studi yang berusaha menerangkan dan meniru perilaku cerdas dalam
bentuk proses komputasi
Rich
dan Knight:AI adalah studi tentang cara membuat komputer
melakukan sesuatu yang sampai saat ini orang dapat melakukannya dengan baik
Luger dan Stubblefield:AI
adalah cabang ilmu komputer yang berhubungan dengan otomasi perilaku yang
cerdas
Haag
dan keen:AI adalah bidang studi yang berhubungan dengan
penangkapan,pemodelan dan penyimpanan kecerdsaan manusia dalam sebuah sistem
teknologi informasi sehingga sistem tersebut dapat memfasilitasi proses
pengmbilan keputusan yang biasanya dilakukan oleh manusia
Komputer yang telah mendapatkan tambahan teknologi AI
diharapkan memiliki kemampuan lebih dari komputer
Komputer yang dilengkapi dengan AI diharapkan memiliki
kemampuan dan kecerdasan sebagai berikut :
1. Berfikir
dan menalar
2. Memakai
penalaran untuk memecahkan masalah
3. Menyerap
dan menerapkan pengetahuan
4. Memperlihatkan
kreatifitas dan imajinasi
5. Bekerja
sesuai dengan situasi yang kompleks dan membingungkan
6. Melakukan
tanggapan dengan cepat dan berhasil beradatasi
7. Mengenali
elemen-elemen yang relatif penting dalam sebuah situasi
8. Menangani
informasi yang rancu, tak lengkap atau
salah
Dibandingkan dengan kecerdasan alami yang dimiliki oleh manusia,
AI memiliki beberapa kelebihan antara lain :
1. AI bersifat
lebih permanen
2. AI lebih mudah
diduplikasikan dan disebarkan
3. AI dapat di
dokumentasikan
4. AI lebih
konsisten
5. AI dapat
mengerjakan pekerjaan lbh cepat
6. AI dapat
mengerjakan tugas lebih baik
Namun AI memiliki kekurangan jika dibandingkan dengan kecerdasa alami, antara lain :
1. Untuk menambahkan pengetahuan pada AI harus dilakukan
melalui sistem yang dibangun
2. AI hanya bisa bekerja dengan input-input simbolik
Komponen-kompenan dalam AI
Ada beberapa kajian dalam bidang AI. Setiap kajian mempunyai kemampuan tertentu untuk diaplikasikan pada komputer. Kajian- kajian tersebut antara lain :
ROBOTIK
berupa sebuah robot yang digunakan untuk
menggantikan manusia dalam mengerjakan
tugas. Robot adalah perangkat elektronik yang
dapat diprogramkan untuk melakukan otomasi
terhadap suatu tugas yang biasanya dilakukan
oleh manusia. Robot yang banyak digunakan
ARTIFICIAL
VISION (AV)
Sistem
penglihatan buatan yang diberikan pda
komputer
sehingga komputer dapat membe
dakan
bentuk benda.Konsep AV sangat seder
hana,
yaitu menggunakan sistem kamera dan
video.
Kamera menangkap gambar dan
Mengolahnya menjadi sinyal-sinyal digital dan
menepatknnya dalam memori. Selanjutnya program AI akan melakukan analisis
terhadap data yang diterima menggunakan prosedur. Program yang digunakan untuk
hal ini disebut dengan image procesing. Ada beberapa teknik image procesing
yang sudah diteliti bahkan diaplikasikan di berbagai bidang .
NEURAL NETWORK
neural network atau jaringan syaraf tiruan adalah sebuah sistem yang meniru pola pemrosesan sinyal syaraf di dalam otak manusia yang berdasarkan pada pengenalan pola. NN terdiri dari sejumlah lapisan elemen pemrosesan dengan masing-masing lapisan melakukan komputasi sendiri dan melewatkan outputnya kelapisan selanjutnya. Setiap lapisan dalam NN bersifat independen.
Lapisan
pertama dikenal sebagai lapisan input dan lapisan terakhir sebagai lapisan
output. Diantara lapisan input dan output biasanya terdapat beberapa lapisan
lagi yang dinamakan hidden layer. Seperti halnya manusia yang dapat belajar
dari pengalaman sebelumnya,NN dapat juga mempelajari sesuatu dengan cara diberi
pelatihan . Setelah NN dapat melakukan pencocokan pola atau melakukan
klasifikasi.
Kaitan Artificial Intelligence dan Expert System
Sistem pakar merupakan cabang dari kecerdasan buatan,
yaitu dengan menyimpan kepakaran dari pakar manusia ke dalam komputer dan
meyimpan pengetahuan di dalam komputer sehingga memungkinkan user dapat
berkonsultasi layaknya dengan pakar manusia. Program konsultasi tersebut
mencoba untuk menirukan proses penalaran seorang pakar dalam memecahkan masalah
yang rumit. Sistem pakar disebut juga sebagai aplikasi atau sistem kecerdasan
buatan yang banyak dikembangkan dan paling banyak digunakan. Di dalam
kecerdasan buatan terdapat dua bagian utama yang dibutuhkan yaitu Knowledge
Base dan Inference Engine. Lingkup utama dalam kecerdasan buatan salah satunya
adalah sistem pakar. Di dalam sistem pakar sendiri terdapat tiga bagian utama,
yaitu Knowledge Base dan Working Memory yang diolah dalam Inference Engine
sehingga menghasilkan suatu pemecahan atas suatu masalah.
contoh-contoh penarapan nya
contoh-contoh penarapan nya
- Adver : sebuah prototipe Expert system digunakan untuk menggunakan strategi media periklanan yang sesuai dengan kondisi internal dan eksternal perusahaan dengan parameter biaya iklan per seribu pemirsa.
- Brickwork expert(Bert) : sebuah Expert system untuk disain bangunan. BERT digunakan untuk memeriksa sebuah disain bangunan, kemudian memberikan beberapa rekomendasi untuk perbaikan. Inputnya bisa dalam bentuk gambar.
- Delta : Expert system untuk mendiagnosa kerusakan pada mesin-mesin Diesel Electric Locomotive.
- Dendral : Sistem pakar untuk analisis struktur molekul suatu senyawa yang belum diketahui. Senyawa yang belum diketahui tersebut dianalisis dengan menggunakan “mass spectrometer” dan “nuclear magnetic reconancy equipment”. Data hasil analisis tersebut dimasukkan ke DENDRAL yang akan membuat struktur molekulnya.
- Mycin : Expert system untuk mendiagnosa infeksi akibat bakteri dan menyarankan jenis obat dan dosisnya untuk penyembuhan.
- Opera:OPERator Advisor yang digunakan untuk mendiagnosa dan menangani kerusakan pada suatu jaringan komputer. OPERA dijalankan pada malam hari untuk menggantikan Supervisor System Manager.
- Prospector : Untuk membantu menemukan lokasi yang mengandung bahan tambang. Basis pengetahuannya berisi kaidah berdasar data empiris dan taksonomi beberapa jenis mineral dan batu-batuan. Untuk mengetahui apakah suatu daerah mengandung bahan tambang , lebih dahulu dilakukan survey keadaan geologi dan pengambilan contoh tanah dan batu-batuan. Berdasarkan data hasil survey tersebut akan diberikan rekomendasi apakah daerah tsb layak untuk dieksplorasi dan akan diputuskan apakah akan dilakukan penggalian atau tidak.
- Heatings : Untuk pengontrolan proses pembakaran batubara secara terus menerus dengan menggunakan sensor yang dihubungkan ke komputer. Bila terjadi kerusakan yang menimbulkan bahaya (peralatan & manusia) dapat dengan mudah mengetahui dan memberikan pemecahannya. Misal, bila bila HEATINGS mendeteksi kadar CO melewati ambang batas akan terdengar bunyi alarm dan menyuruh membuka ventilasi.
https://audirayatiputri.wordpress.com/2015/12/23/kecerdasan-buatan-artificial-intelligence-dan-sistem-pakar-expert-system/
https://elhasbyblog.wordpress.com/kuliah-2/expert-system-sistem-pakar/
https://elhasbyblog.wordpress.com/kuliah-2/expert-system-sistem-pakar/



0 komentar:
Posting Komentar